Saturday, April 11, 2009

Pria di sampingku..

Mendengarnya bercerita tentang kisahnya..

Pria baik di samping Qis mulai menumpahkan susahnya, keluhnya, sedihnya dan cita di hidupnya..

Kali ini dia tidak menangis..

Tapi gurat kecewa terlukis jelas di wajahnya..

Ia tak berani memandang Qis, hanya sesekali.. Mata merahnya selalu menerawang ke atas, mungkin tak ingin ada air mata yang jatuh di depan Qis..


Keluarga, cinta, cita..
Sebuah lingkaran hidupnya yang penuh beban, tak berujung, rumit dan kacau..

Tiap detil kejadian terangkai, panjang, mengenaskan, dan mengkhawatirkan..

Pria di samping Qis ini perlu tempat bersandar, menuntun hidupnya yang mulai amburadul..

Ia bahkan tidak ingin pulang ke rumah ketika jam dinding rumah sudah menunjuk angka sepuluh, ia masih ingin berkeluh kesah, dan Qis masih ingin menjadi telinga baginya..

Tak ada saran berarti yang Qis beri, hanya sedikit bertanya sana sini, memperjelas situasi..
Qis hanya ingin mendengar saja, kadang manusia hanya ingin di dengar, tanpa ingin dikomentari..
Saat ini dia hanya butuh bercerita, tidak digurui..
Tapi pasti ada saat Qis akan memberinya sudut pandang, pendapat, dan opini untuk segala kesahnya..

Dia pun pergi.. Berharap pulang dengan sedikit damai di hatinya..

Ya Allah..
Qis menjadi orang yang sangat bersalah..
Qis buta akan keadaan sebenarnya, titel kakak rasanya harus dipertanyakan lagi, Qis slama ini kemana saja??
Padahal dia slalu ada saat Qis butuhkan..
Qis merasa tak berguna..
Maafkan kakakmu ini..
Sentilan yang berharga tuk menjadikan Qis lebih berguna..

Berharap tiada lagi peringatan melalui cara sedih, atau cerita pilu lainnya..

Ada degradasi dalam hidup Qis, penurunan yang sangat tajam..
Mulai tidak peka, terlalu tenggelam dalam lautan perkara Qis, menjadi kakak yang tidak memberi lagi..

Trimakasih untukNya yang menyadarkan Qis melalui kisahnya,
Ringankanlah beban berat yang dipanggulnya,
Berikanlah dia ketabahan dan kejernihan hati dan pikiran,
Dan jadikanlah Qis menjadi kakak yang lebih baik dari kemarin dan sekarang..

Amien..


* for him, them, us and me.. Its time to tighten our circle.. We always do fun things only.. Let's repair the broken hole that accidentally miss to feel and see..

No comments:

Post a Comment