Bulan April lalu terasa berat untuk dijalani. Bahkan puzzle di depan Qis masih berceceran dan belum terselesaikan. Tapi biarlah kali ini Qis biarkan berserakan, masih lelah dengan potongan potongan puzzle yang belum terpasang dengan baik..
31 hari ke depan harus lebih baik, paling tidak puzzle itu tertata rapi dan siap dipasang. Mungkin sekedar satu atau dua potongan harus menempel bersama potongan yang sudah jadi..
Tapi..
Papan pajangannya masih kosong, belum ada satupun potongan puzzle bertengger disana..
Uhf.. Terasa berat..
Meneliti lagi, membayangkan bahwa puzzle itu adalah hati Qis sekarang, masih kosong, belum ada yang indah yang bisa ditunjukkan. Yang ada, hanyalah potongan potongan hati yang berserakan belum tertata rapi, campur aduk, bahkan bingung mau memilih mana yang harus ditempelkan pertama..
Yang bisa Qis lakukan hanya memandang dan melihatnya saja. Enggan menyentuh, khawatir akan kebingungan yang bertambah.
Yah, paling tidak ada rencana akan menyelesaikannya dalam 31 hari ke depan. Insya Allah..
Melangkah menjauh, meninggalkannya tetap berserakan, dan menguncinya dalam lemari biru rapat rapat..
Dan kunci itu sudah menggantung di leher Qis, membiarkannya dekat dengan detak jantung yang berbunyi, sebagai pengingat bahwa ada pe-er yang belum terselesaikan..







No comments:
Post a Comment