Saturday, June 13, 2009

Ragu..

Setiap orang pasti pernah mempunyai keraguan terhadap seseorang yang kita percayai. Siapa pun mereka. Orang tua, saudara, sahabat, teman, atau kekasih.

Keraguan bisa bermacam sebab, dan keraguan bisa mendatangkan berbagai akibat.

Dan Qis ragu padanya, akan sebuah rasa yang teryakinkan selalu ada. Ragu akan ketulusan yang dia berikan. Ragu akan indah yang selalu muncul karenanya. Qis benar benar ragu.


Sebuah doa terpanjat khusus dari banyak doa yang tersampaikan padaNya. Setetes air mata jatuh ditemani oleh tetesan airmata yang lain. Qis menangis dalam sepi. Meragukannya. Memohon jawaban yang selalu tumpang tindih tanpa Qis tau mana yang harus dipilih. Yang ada hanyalah keraguan yang semakin meninggi untuknya.

Entah apa yang tejadi akhir akhir ini. Ragu itu selalu muncul dan hilang bagai ombak yang selalu Qis rindukan untuk menyentuhnya. Tapi keraguan bukanlah keinginan untuk memilikinya, bahkan merindunya pun Qis tidak.

Sepi itu tiba tiba menari manja dalam keheningan malam. Tak ada ceria atau senyuman bahkan rengekan manja. Yang ada hanyalah lingkaran besar yang semakin mengecil mengelilingi Qis. Menjadikan Qis tetap berdiri dan tak dapat bergerak.

Lelah…
Yang tersisa hanyalah kekuatan doa agar semua ini berakhir segera. Berharap keyakinan akan datang menyapa. Entah sebuah keyakinan untuknya atau keyakinan yang lainnya. Sungguh Qis ingin lepas dari lelah ini.


*akan mencoba menjadi wanita yang mengerti saat benar benar ingin dimengerti

4 comments:

  1. Anonymous11:02 PM

    Kalo RAGU, mending TIDAK sekalian..
    Sebagai umat muslim, kita tidak boleh dalam keadaan ragu..
    Yang pasti2 aja buk..
    Semua sudah ada jalannya kok..

    ReplyDelete
  2. Kamu semakin membuatku ragu.......... :(

    ReplyDelete
  3. Anonymous12:24 AM

    tinggalin semua keragu-raguan..
    berani ambil resiko..

    ReplyDelete
  4. somehow i'm afraid to start....

    ReplyDelete