Wednesday, April 8, 2009

Perpisahan bukanlah akhir...

Sometimes, saying goodbye is easy to say…

Perpisahan itu menyakitkan,, tapi kadang perpisahan adalah salah satu jalan untuk menemukan jalan lain,, atau kadang perpisahan adalah sebuah awal dari ikatan yang baru,, perpisahan yang bisa membuat kita menjadi lebih baik,, bahkan kadang perpisahan harus dilakukan untuk membiarkan orang lain bahagia,, walau hati dan perasaan adalah korban…


Yah,, perpisahan selalu merenggut korban. korban yang ditinggalkan juga korban yang meninggalkan.. tapi pada dasarnya semua korban tetap meninggalkan perih, sakit, kepedihan, airmata, harapan, doa, senyuman, kebahagiaan, dan juga keikhlasan…

Perpisahan tidak hanya sebuah kata atau phrase pendek yang mudah diucapakan oleh setiap orang,, “Dadag… Goodbye… Selamat Tinggal” tapi kadang perpisahan menuntut hati dan perasaan untuk rela, ikhlas, juga sadar bahwa kita akan berpisah dengannya… rela meninggalkan dan ditinggalkan,, rela melepas semua yang menjadi harapan sebelumnya,, rela melepas semua kenangan agar tidak tetap terjebak akan sakitnya,, juga rela mengenang semua indahnya yang tidak akan terulang,,,

Berpisah bahagia,,, atau,,, berpisah perih,,,

Berpisah dengan orang tua, saudara, sahabat, binatang peliharaan, seseorang yang istimewa, juga berpisah dengan cinta… atau mungkin hanya berpisah dengan tayangan teve favorit, barpisah dengan malam, siang, and so on…

Perpisahan bukanlah mencari siapa yang kalah dan siapa yang menang, perpisahan juga bukanlah mencari pembenaraan sejati dari satu atau banyak pernyataan… tapi perpisahan adalah alat untuk pendewasaan, keikhlasan juga kerelaan untuk melepas sesuatu yang tidak mungkin dapat terus digenggam,, dan manusia pernah dan akan selalu mengalami banyak perpisahan yang mungkin tanpa disadari telah mengikuti kemana telapak kaki berdiri… dan manusia selalu akan mengingat perpisahan yang meninggalkan banyak goresan, kenangan, kesedihan, kebahagiaan,,, karena perpisahan dengan alasan itu akan terasa sangat menyakitkan…

Dan saat ini aku mengalaminya, perpisahan yang membuat airmataku tidak dapat berkompromi untuk tidak menjadi saksi. Aku memutuskan untuk berpisah,, berpisah dengan doa, harapan, impian yang tidak bisa kupaksa untuk kugenggam.. yang tidak bisa kupaksa untuk selalu tinggal karena semakin aku memaksa ini akan terasa sakit.. ini memang menyakitkan… tapi aku harus bisa menempatkan perpisahan ini agar aku menjadi orang yang lebih baik,, bahwa mungkin perpisahan ini adalah satu jawaban yang kupaksa menjadi sebuah pembenaran,, bahwa mungkin perpisahan ini adalah melihat yang kutinggalkan menjadi orang yang lebih bahagia… dan aku yakin saat itu aku juga akan merasa bahagia. karena perpisahan bukanlah akhir,, tapi awal.. awalan yang pasti akan membuat perpisahan yang lain……


* Posted on Qisthy World, Friendster....

No comments:

Post a Comment